Posts

Showing posts from October, 2017

Bicaralah pada Diri Sendiri dan Mulailah untuk Membangun Kebahagiaan Diri Sendiri

Image
Ini merupakan pengalaman pribadi, yang pernah saya rasakan. Tanpa disadari, sebenarnya kita sering sekali mengajak bicara diri kita sendiri. Kalau tidak, mana mungkin kita bisa bertahan sejauh ini, bukan? Sebagian dari mereka merasa bahwa bicara sendiri itu membuat mereka seperti orang gila. Kalau begitu, mari kita ungkap manfaat bicara pada diri sendiri. 1. Mengubah Hidup Bicara pada diri sendiri ibarat berkaca tanpa cermin. Anda akan menghadapi diri Anda sendiri dan mengatakan apa yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan pada diri Anda sendiri. Hal ini akan mengubah banyak hal dalam hidup Anda. Mengubah konsep, cara pandang, sikap dan keyakinan yang membuat diri kita menjadi orang yang lebih baik. 2. Tentang Siapa, Bukan Melakukan Apa. Anda tidak hanya akan berpikir akan melakukan apa, tapi melakukan apa yang sesuai dengan diri Anda. Bicara pada diri sendiri memang merupakan teknik komunikasi diri yang luar biasa dan mampu membuat Anda mampu menunjukkan jati diri dari

Kebahagiaan Hanya Akan Diperoleh Bagi Hati yang Bersih, Tenang, dan Selalu Dekat Dengan Allah

Image
Assalamu’alaikum sahabat Ceecant, semua orang pasti ingin hidup bahagia. Apakah hidup bahagia itu hanya diukur dengan banyak uang? tentu banyak uang bukan satu-satunya faktor untuk hidup bahagia, tapi banyak hal-hal penting yang dapat membuat hidup kita bahagia. APA ITU BAHAGIA? Banyak orang mengartikan bahagia itu adalah ketenangan jiwa, tidak ada ancaman batin, teror, happy, dan sebagainya. Ada juga yang mengatakan bahagia itu banyak duit, harta melimpah, mobil mewah, rumah megah, punya sawah dan sebagainya. Orang yang lain juga berpendapat, bahagia itu punya keluarga yang baik, suami yang tampan, istri yang cantik, anak-anak yang lucu dan imut, TAPI... Apakah semua itu membuat kita bahagia yang sesungguhnya? karena semua itu hanyalah TITIPAN dan UJIAN. TERUS BAHAGIA YANG SESUNGGUHNYA ITU YANG SEPERTI APA? Banyak kita temui di tengah-tengah masyarakat kita, orang yang kaya, berduit, istri cantik, mobil mewah, rumah megah, jabatan tinggi, bisa makan enak, tapi terkada

Tanamkan Kebaikan Pada Diri Sendiri, Yakinlah Kebahagiaan Akan Datang

Image
Assalamu’alaikum sahabat Ceecant, salam cerdas….. Untuk penyeru kebaikan dan kesesatan, siapa yang mengajak kebaikan maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun, dan siapa yang mengajak kesesatan maka baginya dosa seperti dosa yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun. Sebagai contoh, seseorang yang selalu memaafkan akan semakin mulia dan bertambah kemuliaannya. Ia juga akan mendapatkan balasan dan kemuliaan di akhirat. Begitu pula orang yang tawadhu’ (rendah diri) karena Allah, ia akan ditinggikan derajatnya di dunia, Allah akan senantiasa meneguhkan hatinya dan meninggikan derajatnya di sisi manusia, serta kedudukannya pun akan semakin mulia. Di akhirat pun, Allah akan meninggikan derajatnya karena ketawadhu’annya di dunia. Sesungguhnya kita semua berada di tengah perjalanan malam dan siang. Dalam umur yang terus berkurang, dan dalam berbagai amal yang selalu dijaga, sedangkan kematian senantiasa datang

Garis Besar Perkembangan Drama Indonesia dari Masa ke Masa

Image
Salam cerdas, kali ini ceecant akan share perkembangan drama Indonesia.  Drama Indonesia modern tidak lepas dari proses akulturasi masuknya drama-drama Barat  dan teater timur ke dalam drama Indonesia baik isi cerita dan cara penggarapannya. Di bawah ini adalah garis besar perkembangan Drama Indonesia dari masa ke masa : 1.    Masuknya drama-drama Barat (Komedi Stambul, Opera), dan wayang. 2.    Tahun 1923-1928: Munculnya drama cerita-cerita Minangkabau. 3.    Tahun 1925: Massa kepopuleran Miss Ribut. 4.    Tahun 1926-1935: Massa Panggung Dardanella. 5.    Tahun 1937-1940 : Drama mengalami penurunan dan pindah  ke film. 6.    Tahun 1942-45: Pada zaman Jepang drama mengalami masa keemasan, karena sebagai alat propaganda Jepang dalam Perang Asia Timur Raya (PD 2) 7.   Tahun 1945-1948: Masa revolusi, kegiatan berkesenian menurun karena rakyat disibukkan oleh perang mempertahankan kemerdekaan. 8.   Tahun 1950: Group/kelompok mahasiswa:  Muncul drama relasi

Sejarah Drama dan Sejarah Pementasan Lakon dari Zaman Purba Sampai Abad 20

Image
Salam cerdas, kali ini ceecant akan share tentang sejarah drama dan pementasan lakon  dari zaman purba sampai abad ke 20. P ada zaman purba adalah  lakon nyata tentang hidup yang bersumber dari tradisi, kebiasaan, dan budaya berkaitan dengan ritual dalam masyarakat.  Dan sampai pada t eater realis berkembang dengan munculnya penulisan teks dan kebebasan bereksperimentasi. A.   Zaman Purba Menurut Amir (1990) materi drama pada zaman purba adalah  lakon nyata tentang hidup yang bersumber dari tradisi, kebiasaan, dan budaya berkaitan dengan ritual dalam masyarakat. Para aktor siapa saja yang terlibat dalam pementasan yang dilakukan secara spontan. Tujuan pementasan untuk  menghibur  masyarakat sehabis melaksanakan kerja keras. Setting atau tempat bermain adalah alam terbuka di seputar api unggun. Penonton bebas berpartisipasi, sebagai aktor dan  pemusik. Sifat unsur spectacle menonjol, menggunakan  kostum yang dipakai masyarakat setempat, menggunakan topeng dan bunyi-bunyian

Sejarah Drama atau Sejarah Pementasan Lakon dan Perkembangan Drama Indonesia

Image
Salam cerdas, kali ini ceecant akan share tentang sejarah drama atau pementasan lakon dan perkembangan drama Indonesia, dimulai dari zaman purba sampai abad ke 20. A.   Zaman Purba Menurut Amir (1990) materi drama pada zaman purba adalah  lakon nyata tentang hidup yang bersumber dari tradisi, kebiasaan, dan budaya berkaitan dengan ritual dalam masyarakat. Para aktor siapa saja yang terlibat dalam pementasan yang dilakukan secara spontan. Tujuan pementasan untuk  menghibur  masyarakat sehabis melaksanakan kerja keras. Setting atau tempat bermain adalah alam terbuka di seputar api unggun. Penonton bebas berpartisipasi, sebagai aktor dan  pemusik. Sifat unsur spectacle menonjol, menggunakan  kostum yang dipakai masyarakat setempat, menggunakan topeng dan bunyi-bunyian. Stage menyatu dengan alam. B.   Zaman Yunani Drama pada masa itu didahului pemberian  korban domba atau lembu kepada Dionysus, dengan nyanyian yang dinamakan tragedy. Dalam perkembangannya Dionysus di